Digital Note

Grab a coffe, take a seat, maybe listen to some music and relax by reading our digital daily diary. We want to share our minds and know how with you and the whole world!

Blog phones

Mematikan Windows Update

Windows 10 dengan segudang fitur barunya memang sangat keren, tetapi di satu sisi OS ini juga mimpi buruk bagi kamu yang memiliki kuota internet pas-pasan. Hal ini karena fitur Automatic Update di Windows 10 secara default tidak bisa dimatikan, khususnya di Windows 10 Home.

Cara ini tentu saja tidak kita rekomendasikan bagi kamu yang kuota internetnya unlimited, karena update dari Microsoft cukup penting (kadang perbaikan bugs, peningkatan fungsionalitas fitur, atau patch security). Tetapi bagi kamu yang kuota internetnya kembang-kempis ataupun justru jika mengalami update windows jadi blank, boleh mengikuti salah satu trik ini.

Cara 1. Mematikan Services Windows Update

Dengan cara ini Windows Update akan mati total, termasuk juga update untuk patch security. Jadi pastikan jika kamu menggunakan cara ini, begitu terhubung ke internet dengan kuota melimpah segera lakukan update agar Windows kamu tetap secure dan optimal.

Untuk mematikan automatic update di Windows 10 dengan cara mematikan services nya, langsung saja buka Services.



NB: Mematikan Windows Update Services bisa membuat kamu tidak bisa menggunakan Store dan tidak bisa mendownload Modern Apps. Resiko ditanggung penumpang.

Cara 2. Modifikasi Melalui Group Policy

Cukup buka Run dengan Win + R > ketikkan gpedit.msc > Enter

Browse ke Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Update.
Lalu klik kanan Configure Automatic Update > Edit

Setelah itu pilih opsi Enabled dan ubah automatic updating configuration ke Notify for download and notify for install > OK dan Apply

Dengan begitu jika ada update yang dirilis, Windows 10 tidak akan langsung download, melainkan akan memberi notifikasi terlebih dahulu.

 

Mendapatkan Notifikasi untuk Free Memory Desktop/Server

Free Memory adalah memory RAM yang tersisa dan bisa digunakan. Sebagai SysAdmin akan membutuhkan ini untuk mengetahui free memory yang tersedia oleh server, karena untuk mengantisipasi jika terjadi low memory yang mengakibatkan lemotnya sever. Berikut saya berikan contoh script yang sudah dimanfaatkan untuk debian Desktop supaya ada notif ke layar jika memory low

Silahkan modifikasi sesuai kebutuhan, anda bisa melakukan modifikasi jika menginginkan akan mengirim email jika server low memory, script berikut berbasis PHP sehingga mudah untuk dimodifikasi

#!/opt/lampp/bin/php
<?php $alert_percent = ($argc > 1) ? (int)$argv[1] : 90;
$interval      = ($argc > 2) : (int)$argv[2] : 25;
//while(true) {
        exec("free", $free);
        $free = implode(' ',$free);
        preg_match_all("/(?<=\s)\d+/", $free, $match); list($total_mem, $used_mem, $free_mem, $shared_mem, $buffered_mem, $cached_mem) = $match[0]; $used_mem -= ($buffered_mem + $cached_mem); $percent_used = (int)(($used_mem * 100) / $total_mem); if($percent_used > $alert_percent)
                exec("notify-send 'Low Memory: $percent_used% used'");
//      sleep($interval);
//}
exit();

untuk menjalankan bisa dengan ./filescript.php

PERHATIAN: Jika akan dijalankan melalui daemon silahkan hilangkan tanda comment supaya bisa script berjalan tanpa henti dan selalu cek ke memory pada interval waktu tertentu

Semoga informasi ini bisa membantu

Setting IP Static di ubuntu 18.04 (Netplan) (Server)

Untuk ubuntu terbaru ini terdapat perbedaan dalam melakukan konfigurasi ip static yakni sekarang menggunakan netplan. Pada ubuntu sebelumnya dalam mengkonfigurasi IP Static adalah dengan melakukan konfigurasi pada /etc/network/interface sedangkan pada ubuntu terbaru bukan lagi disitu melainkan harus melakukan konfigurasi pada netplan.

Ada perbedaan silahkan ikuti petunjuk singkat berikut: