Digital Note

Grab a coffe, take a seat, maybe listen to some music and relax by reading our digital daily diary. We want to share our minds and know how with you and the whole world!

Blog phones

Beda Sleep dan Hibernate Mode Pada Sistem Windows

Pernahkah anda berpikir apa bedanya pilihan ‘sleep’ dan ‘hibernate’ pada fasilitas shutdown Microsoft?

Kedua pilihan tersebut tersebut sama-sama berfungsi menutup komputer dengan mudah dan cepat pada kondisi terakhir windows ditutup. Jika computer kembali kita buka akan muncul kondisi terakhir windows tanpa menunggu terlalu lama proses booting seperti kita membuka computer secara normal. Meskipun sebenarnya, secara mendasar ada perbedaan pokok diantara keduanya.

Sleep secara umum dikenal dengan istilah Standby pada sistem Windows atau S3 pada ACPI(Advanced Configuration and Power Interface) yang merupakan open Industry Specification yang dikembangkan oleh Hewlett-Packard, Intel, Microsoft, Phoenix, and Toshiba.

Pada mode Sleep, power suplai untuk non-essential dan non-critical component ditahan dan seluruh system operasi dalam kondisi shutdown dan berhenti. Seluruh data di physical memory (RAM Modul) disimpan di internal memory dan seluruh sistem berada pada kondisi stand-by, yang dapat dibuka setiap saat. Pada kondisi ini, beban daya berkurang sangat banyak, dan cukup menghemat energi. Akan tetapi power harus selalu tersedia dalam mensuplai daya computer. Ketika suplai daya terputus, misalnya batere laptop dilepas, computer akan start seperti booting biasa (kondisi power off).

Hibernate atau S4 pada ACPI , pada saat itu akan menyimpan data dari physical memory ke hard disk drive (HDD) dan kemudian power mematikan computer. Pada kondisi ini, sebuah file bernama hiberfil.sys yang besarnya sama dengan besar file pada system memory yang dibuat pada lokal hard disk. Ketika kita ingin membuka computer kembali, computer akan booting dan mengambil data pada kondisi terakhir. Keuntungan menggunakan kondisi ini adalah tidak ada power yang terbuang. Pada sistem hibernasi, tidak ada daya listrik yang diambil pada sistem. Selain itu, restore dari hibernate secara umum lebih cepat dari pada computer reboot . Kekurangannya adalah setelah beberapa waktu, kemungkinan bisa terjadi fragmentasi file,untuk itu kita perlu sering melakukan defrag ulang komputer kita.

*** Semoga bermanfaat. ***

Trackback from your site.

Comments (2)

  • Avatar

    Menghemat Baterai

    |

    Jadi kalau mau di matikan atau tidak di gunakan sebentar, lebih baik di hibernate aja ya? atau di sleep?

    Reply

  • Avatar

    Adi Wicaksana

    |

    tergantung keadaan gan
    kalo masuk ke ruangan tertutup misal tas ato koper kalo mode sleep disarankan tidak boleh lebih dari 30menit, karena untuk laptop biasa mode sleep tidak bisa benar2 sleep 100%, kecuali pakai m4cbo*k air itu bisa benar2 sleep 100% dan mesin hanya stanby murni menunggu jika ada aktifitas

    Reply

Leave a comment