Digital Note

Grab a coffe, take a seat, maybe listen to some music and relax by reading our digital daily diary. We want to share our minds and know how with you and the whole world!

Blog phones

Memasang SSL Verified (Comodo) ke Mikrotik Hotspot

SSL Verified by Comodo yang sudah dibeli dari provider berhasil terpasang di hotspot login mikrotik.

saya asumsikan anda sudah memiliki file certificate yang berlisensi misal dari comodo atau geotrust atau yang lain dan setidaknya memiliki file berikut: (jika belum memiliki anda bisa membelinya dahulu melalui tutorial saya “Membuat SSL terverifikasi untuk VPS/Dedicated Server“)

  1. ca.key
  2. ca.crt
  3. ca.ca -> ca.cer / ca.cert

Note: ca.csr tidak digunakan karena file tersebut hanya digunakan untuk melakukan request certificate saja sedangkan ca.key tetap digunakan (jadi jangan sampai hilang)

Mikrotik DHCP Server Step-by-step

Kali ini saya akan memberikan tutorial cara membuat DHCP Server pada mikrotik dengan langkah manual (step-by-step), cara ini bisa membuat anda lebih mengetahui langkah pembuatan DHCP, kita tidak akan menggunakan cara DHCP Setup karena langkah itu terlalu mudah, tetapi membuat kita tidak tahu konfigurasi apa saja yang terbuat dari langkah satu tombol tersebut.

baik langsung saja, berikut langkahnya

Management Bandwidth dengan Queues Tree

Mikrotik yang memang memiliki keunggulan dalam bandwidth management sehingga kita tidak akan mudah kelolosan bandwidth, dengan konfigurasi yang sangat mudah sehingga kita dalam melakukan pembagian bandwidth untuk user kita. Simple queues dan queues tree sama-sama powerfull, namun dari namanya saja kita sudah mengetahui bahwa queues tree lebih powerfull dibandingkan simple queues.

Simple Queues sesuai dengan namanya juga cukup simple dalam meng-configurasinya,namun di simple queues kita tidak bisa mengalokasikan bandwidth khusus untuk icmp sehingga apabila pemakaian bandwidth di client sudah full ping timenya akan naik dan bahkan rto ( request time out ). Berbeda halnya dengan Queue Tree, untuk melakukan konfigurasi sedikit rumit bagi pemula atau kita yang baru belajar Mikrotik, namun di queue tree kita bisa mengalokasikan bandwidth khusus untuk icmp, sehingga walaupun traffik user sudah full untuk ping bisa stabil.